Archive for Mei, 2008
BUNCING LANCING SINJING
Sebelum penulis menelaah lebih lanju tentang judul yang penulis gunakan, penulis mohon maaf apabila ada kerabat dari nama yang penulis gunakan.
Di desa penulis, dikebumen, tepatnya di kecamatan alian kebumen jateng. Di desa saya nama makam mbah BUNCING sudah tidak asing lagi. Menurut sejarah dari para tetua di desa penulis, Mbah BUNCING merupakan salah satu pengikut atau penderek Pangeran Diponegoro. Dan ketiga orang tersebut ditugaskan untuk menyebarkan Agama Islam di selatan pantai jawa. Dari tiga orang tersebut, dua diantaranya yaitu bernama BUNCING dan LANCING dalam mensyiarkan Agama Islam telah sampai di wilayah Kebumen. Mbah LANCING akhirnya menetap di Ambal dan Beliau meninggal dunia di Ambal, dan sampai sekarang makamnya masih banyak dikunjungi peziarah dari seluruh tanah air. Sedangkan BUNCING sampai di wilayah Alian, tepatnya di desa penulis yaitu Karangtanjung, akhirnya Beliu menetap dan meninggal dunia di desa karangtanjung. Penulis sampai sekarang belum menemukan titik terang mengenai keterkaitan antara LANCINg yang makamnya di Ambal dengan BUNCING yang makamnya di desa penulis. Pada waktu BUNCING menetap di desa karangtanjung, Beliau membawa anak angkat yang dikemudian hari dikenal sebagi seorang yang sakti mandraguna. Anak inilah yang bernama DIPAWECANA, yang menurunkan kakek buyut penulis. DIPAWECANA terkenal dengan julukan BANTENG KUNTET, karena Beliau orangnya kecil tapi tenaganya luar biasa. Beliau mendapatkan kesaktian dengan laku tirakat di ROWO SESER daerah BUNTU Banyumas, sampai sekarang petilasannya banyak dikunjungi orang di daerah buntu. Yang membuat bingung penulis, di buntu banyak orang mengatakan makamnya DIPAWECANA, sedangkan penulis melihat secara utuh makamnya ada di desa penulis. Menurut Kakek penulis, pusaka yang dimiliki oleh DIPAWECANA bernama KUDI JENGGARAN. Tapi entah dimana pusaka itu kini berada, karena kek buyut saya, termasuk penulis sendiri kurang tertarik mengenai hal yang kaitannya dengan pusaka atau aji-aji kesaktian.
Sekali lagi, penulis meminta maaf kalau ada kesamaan nama, atau sejarah, sehingga bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Yang jelas sampai sekarang penulis masih mencari titik terang apakah ada kaitannya antara BUNCING dengan LANCING yang dimakamkan di AMBAL Kebumen. Saya berharap ada pembaca yang tahu asal-usul atau sejarah ketiga nama yang penulis buat sebagai judul.
1 comment Mei 7, 2008













